Kemenag Sulsel dan BPVP Bantaeng Perkuat Kompetensi Alumni Madrasah-Pesantren Lewat Pelatihan Vokasi

JENEPONTO.INIMAKASSAR.COM – Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperluas akses pelatihan berbasis kompetensi bagi alumni Madrasah Aliyah (MA) dan pondok pesantren.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung, Kabupaten Bone, Senin (27/7/2026), dan disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI dalam rangka mendukung penguatan program pesantren entrepreneurship.

Bacaan Lainnya

Kepala BPVP Bantaeng, Arsad, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut memberikan akses seluas-luasnya kepada alumni MA dan pondok pesantren untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi.

Menurutnya, pelatihan vokasi diharapkan mampu membentuk generasi multitalenta sekaligus membekali alumni madrasah dan pesantren dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam memasuki dunia kerja.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan angka pengangguran, khususnya pada kelompok lulusan SMA, SMK, dan MA. Pelatihan berbasis kompetensi diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesiapan kerja generasi muda.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun BPVP Bantaeng bersama Kemenag. BPVP Bantaeng diketahui membawahi wilayah kerja tujuh kabupaten, yakni Bone, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar, Sinjai, dan Wajo.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jeneponto, H. Muhammad Ahmad Jailani, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program pemberdayaan generasi muda. Ia sebelumnya juga telah mendorong kerja sama pemberdayaan pesantren melalui Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK Komunitas) di Jeneponto.

H. Muhammad Ahmad Jailani mengapresiasi kerja sama tersebut karena membuka peluang bagi pemuda dan remaja usia produktif, khususnya alumni madrasah dan pesantren, untuk memperoleh keterampilan yang dapat mendukung kemandirian dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten I, Dr. H. M. Ishak Iskandar, M.Ks., M.M., M.H., Bupati Bone, anggota DPR RI, rektor, jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara, Kanwil Kemenag Sulawesi Barat, serta sejumlah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, termasuk Kepala Kemenag Jeneponto.

Melalui kerja sama ini, Kemenag dan BPVP Bantaeng berkomitmen memperkuat sinergi dalam pengembangan keterampilan dan produktivitas generasi muda. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus mendukung terwujudnya pesantren dan madrasah yang semakin mandiri dan berdaya.

Pos terkait